matakuliah yang tersedia

Mata kuliah Interaksi Obat merupakan matakuliah wajib yang membahas mengenai konsep yang mendasari terjadinya interaksi obat dalam tubuh, jenis-jenis interaksi obat (farmasetik, farmakokinetik, farmakodinamik) beserta dengan tingkat signifikansinya, akibat yang muncul dari interaksi obat, dan tata cara penatalaksanaan kejadian interaksi obat. Ruang lingkup interaksi obat dalam mata kuliah ini meliputi interaksi obat-obat, obat-makanan, obat-herbal, dan interaksi obat pada pasien dengan kondisi khusus.

Setelah mempelajari mata kuliah ini, mahasiswa dapat menjelaskan arti pangan, komposisi bahan pangan, dan keamanan pangan tersebut serta mahasiswa dapat menjelaskan dan dapat menerapkan cara menganalisis masing-masing komponen pangan tersebut. Selain itu mahasiswa dapat menjelaskan adanya senyawa beracun dan penggunaan bahan tambahan pangan baik yang diperbolehkan maupun yang dilarang serta menjelaskan pengertian HACCP (Hazard Analysis and Control Critical Point).


Setelah mempelajari mata kuliah ini, mahasiswa dapat menjelaskan arti pangan, komposisi bahan pangan, dan keamanan pangan tersebut serta mahasiswa dapat menjelaskan dan dapat menerapkan cara menganalisis masing-masing komponen pangan tersebut. Selain itu mahasiswa dapat menjelaskan adanya senyawa beracun dan penggunaan bahan tambahan pangan baik yang diperbolehkan maupun yang dilarang serta menjelaskan pengertian HACCP (Hazard Analysis and Control Critical Point).


Mata kuliah ini membahas tentang prinsip dasar dari aspek-aspek penting Kimia Analisis yaitu mengenai: Pengertian Kimia Analisis; Pentingnya berbagai tahapan analisis, Kesalahan dan pengelolaan data analitik; Tinjauan Konsep Mol, Bobot-ekivalen dan sistem konsentrasi. Teori danaplikasi pada Metode Analisis Titrimetri (netralisasi, redoks, argentometri dan kompleksometri) dan Gravimetri.


Mata kuliah Farmakologi Klinik terutama mempelajari mempelajari tentang dasar-dasar farmakologi klinik beberapa perbedaan efek obat pada keadaan fisiologis yaitu pada kehamilan dan menyusui; neonatus dan anak; geriatri dan pada keadaan patologis yaitu pada gangguan ginjal, hepar, jantung dan pernafasan serta mempelajari teknik-teknik uji klinik.


Mata kuliah ini membahas tentang prinsip dasar dari aspek-aspek penting Kimia Analisis yaitu mengenai: Pengertian Kimia Analisis; Pentingnya berbagai tahapan analisis, Kesalahan dan pengelolaan data analitik; Tinjauan Konsep Mol, Bobot-ekivalen dan sistem konsentrasi. Teori dan aplikasi pada Metode Analisis Titrimetri (netralisasi, redoks, argentometri dan kompleksometri) dan Gravimetri.  

Mata kuliah Pharmaceutical Care membahas tentang peran apoteker dalam tim pelayanan kesehatan, paradigma baru dalam praktek pelayanan kefarmasian, konsep Pharmaceutical Care dan aplikasinya di rumah sakit dan apotek, Drug Therapy Problems, Proses  pelaksanaan Pharmaceutical Care, studi kasus yang berhubungan dengan penerapan Pharmaceutical Care, manajemen informasi, dan pentingnya sumber informasi/ literatur dalam penerapan Pharmaceutical Care.

Mata kuliah ini membahas tentang teori dasar dan penerapan teknologi dalam pengembangan produksi    sediaan farmasi semipadat dan cair.


Matakuliah Kimia Organik I mempelajari tentang pembentukan ikatan antara unsur-unsur, ikatan kovalen, rumus struktur, rumus garis ikatan, tatanama, sifat fisika-kimia,  pembuatan dan reaksi senyawa golongan alkana, alkena,  alkuna, haloalkana, alkohol-tiol, eter-epoksida, senyawa karbonil, asam karboksilat,  turunan asam karboksilat dan amina serta pengenalan stereokimia.


Mata kuliah teknologi farmasi sediaan padat berisi pokok-pokok bahasan rancangan bentuk sediaan, garis besar formulasi sediaan, hubungan rute/cara pemberian dengan bentuk sediaan dan tahap-tahap pengmbangan sediaan, preformulasi, eksipien, sistem peralatan dalam pembuatan sediaan, formulasi, cara pembuatannya, dan evaluasi sediaan obat, kosmetika dan bahan alam
Matakuliah Farmasetika I merupakan matakuliah yang mempelajari mengenai teori tentang resep (membaca resep, menghitung dan meracik) yang disertai dengan ketentuan – ketentuan umum yang ada dalam buku – buku resmi serta aplikasinya dalam meracik sediaan padat, sediaan semi padat, dan sediaan cair. Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan mengenal sejarah farmasi dan resep secara keseluruhan, serta mampu memahami peracikan obat sediaan padat, sediaan semi padat, dan sediaan cair sesuai dengan ketentuan – ketentuan umum yang terdapat dalam pustaka.
Mata kuliah Obat Bahan Alam merupakan mata kuliah wajib, mahasiswa dapat mengenal dan memahami mengenai obat bahan alam, falsafah yang mendasari pemanfaatan obat bahan alam di Indonesia diantara etnis / suku bangsa indonesia maupun dinegara lain yang banyak memanfaatkan obat bahan alam seperti negara India dan China. Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian tentang simplisia, jenis-jenissimplisia yang digunakan sebagai obat bahan alam dan perkembangan yang terjadi dalam pemanfaatan obat bahan alam, mulai dari penggunaan secara sederhana sampai sampai berkembang dimanfaatkan masyarakat luas. Mahasiswa dapat mengetahui bagaimana perkembangan obat bahan alam di Indonesia dan bagaimana mengembangkan obat bahan alam sehingga dapat dimanfaatkan dalam pelayanan kesehatan sejajar dengan obat konvensional dari bahan kimia

  Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program studi S1 Ilmu farmasi yang memberi pengetahuan tentang bahan alam sebagai bahan baku obat (metabolit primer dan metabolit sekunder), kontrol kualitas bahan alam, teknik  ekstraksi, pengertian dan penetapan kadar dari metabolit primer dan sekunder, polisakarida, minyak atsiri, alkaloida, flavonoida, senyawa mineral dan preparat organ hewan yang berkhasiat sebagai obat.

    Materi praktikum Teknologi Bahan Alam ini berisi pokok bahasan tentang proses pembuatan simplisia, pengujian   mutu simplisia sesuai Farmakope Herbal Indonesia dan Materia Medika Indonesia, pembuatan ekstrak, uji aktivitas BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) dan penetapan kadar senyawa marker.

Mata kuliah Nanoteknologi Farmasi merupakan MK pilihan yang berisi prinsip-prinsip dasar metode pembuatan nanopartikel secara top down dan bottom up, meliputi: nanocrystal, polymeric nanopartikel, polymeric micelle, supercritical fluid, solid lipid nanopartikel, dendrimer, dan gold nanopartikel. Selain itu, diberikan pula pengetahuan dasar tentang definisi, sistem, dan karakterisasi nanopartikel.
Mata Kuliah Farmakologi-Toksikologi II berisi pokok bahasan tentang konsep Farmakologi meliputi segala aspek Farmakodinamik, Farmakokinetik, indikasi, efek samping dan interaksi obat-obat yang mempengaruhi susunan saraf pusat, obat analgesik, hormon, dan obat pada saluran cerna serta dapat menilai penggunaan obat tersebut secara rasional

Mata kuliah ini membahas tentang teori dasar dan penerapan teknologi dalam pengembangan produksi    sediaan farmasi semipadat dan cair.


Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program S1 Farmasi yang memberikan pengetahuan tentang teknik pemisahan yang secara fisika dan kimia dari senyawa, termasuk proses ekstraksi-ekstraksi, kromatografi yang dimanfaatkan untuk berbagai proses pemisahan dari komponen kimia baik secara kualitatif maupun kuantitatif.

Mata kuliah unit proses farmasi menjelaskan unit proses yang diperlukan di industri farmasi, mengetahui cara kerja di unit proses tersebut, memanfaatkan dan mengelolanya dalam melakukan penelitian dan dalam pekerjaan kefarmasian di industri farmasi.

Mata kuliah Praktikum Formulasi sediaan cair dan ½ padat  mempelajari mengenai teori tentang formulasi (membuat formula, menghitung, cara pembuatan, evaluasi sediaan dan merancang kemasan primer serta sekunder) yang disertai dengan ketentuan-ketentuan umum yang ada dalam buku resmi serta aplikasinya dalam memformulasi sediaan semi padat dan sediaan cair..

Praktikum Kimia Organik merupakan mata kuliah untuk melatih skill mahasiswa dalam hal sintesis senyawa organik, mempelajari teknik teknik sintesis, mekanisme reaksi dalam proses sintesis dan visualisasi molekul dengan komputasi.

Mata kuliah ini bertujuan memberikan pengetahuan bagi mahasiswa dalam ilmu patofisiologi tentang timbulnya suatu penyakit. Materi ajar yang disampaikan meliputi definisi, etiologi, anatomi-fisiologi, patofisiologi, gejala klinis dan dasar-dasar terapi dari penyakit degeneratif Parkinson, Alzheimer dan Katarak,sistem muskuloskeletal, kelainan pada kulit, penyakit kanker, reproduksi sel, kelainan kelenjar endokrin/hormonal, kelainan sistem reproduksi, dan defisiensi atau hipervitaminosis. Metode pembelajaran yang diterapkan meliputi ceramah, diskusi, presentasi tugas dan diskusi, presentasi tugas dilakukan berkelompok yang masing-masing beranggotakan sekitar 5 – 6 orang dengan materi yang telah ditentukan sebelumnya oleh dosen pengampu. Presentasi tugas dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, saat diskusi & tanya jawab akan diketahui kekurangan dan kelebihan dari presentasi tugas yang dibawakan oleh suatu kelompok, kekurangan akan menjadi catatan dan segera di perbaiki untuk kemudian dikumpulkan ke dosen pengampu.

Mata kuliah Botani Farmasi II  merupakan MK wajib yang membahas  tentang isi sel,  struktur anatomi dan proses fisiologi yang terjadi dalam sel tumbuhan seperti proses fotosintesis, metabolisme,  peranan enzim, fiotohormon yang  dihasilkan  tumbuhan.

Matakuliah ini memberikan pemahaman dan gambaran mengenai penerapan manajemen mutu di dunia farmasi (industri, klinis, komunitas). Manajemen mutu mengacu kepada pedoman cGMP (CPOB), ISO 900I series, ICH dan pedoman/standard lain yang berlaku

Mata Kuliah Riset Pasar ini berisi tentang teori, konsep dan teknik-teknik serta beragam model analisis data yang sering digunakan didalam melakukan analisis pasar sehingga apa yang menjadi tujuan daripada Riset Pasar  dapat dikenali oleh manajemen perusahaan didalam mengambil keputusan-keputusan pemasaran yang berkaitan dengan pemasaran produk perusahaan. Mata kuliah ini juga akan mencoba memberikan persoalan-persoalan maupun kendala-kendala yang dihadapi didalam melakukan riset pasar.


Matakuliah ini mempelajari tentang penerapan ilmu farmasi dalam memilih obat yang tepat pada pasien dengan infeksi saluran kemih.

Mata kuliah Praktikum Formulasi sediaan cair dan ½ padat  mempelajari mengenai teori tentang formulasi (membuat formula, menghitung, cara pembuatan, evaluasi sediaan dan merancang kemasan primer serta sekunder) yang disertai dengan ketentuan-ketentuan umum yang ada dalam buku resmi serta aplikasinya dalam memformulasi sediaan semi padat dan sediaan cair.



Mata kuliah Farmakoterapi I mempelajari penanganan penyakit-penyakit Hipertensi, Diabetes mellitus, Ulkus peptikum dan Gagal jantung.

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program S1 Farmasi yang memberikan pengetahuan tentang sejarah pangan, pengertian pangan ditinjau dari peraturan perundang-undangan, ruang lingkup dan pengawasannya, menjelaskan tentang komposisi pangan, bahan tambahan pangan, enzim dalam pangan, senyawa beracun dalam bahan pangan beserta analisis masing-masing komponen pangan serta menjelaskan apa itu HACCP (hazard Analysis and Control Critical PointI).

Mata kuliah Botani Farmasi II  merupakan MK wajib yang membahas  tentang isi sel,  struktur anatomi dan proses fisiologi yang terjadi dalam sel tumbuhan seperti proses fotosintesis, metabolisme,  peranan enzim, fiotohormon yang  dihasilkan  tumbuhan.

Mata kuliah ini berisi dasar - dasar fisika, kimia dan matematika sederhana yang merupakan dasar untuk memformulasikan sediaan farmasi yang stabil secara fisika maupun kimia. Materi ajar yang disampaikan meliputi: sifat permukaan zat padat, cair dan gas; viskositas sediaan cair-setengah padat dan sifat alirnya; pengaruh ukuran partikel terhadap stabilitas sediaan; faktor - faktor yang berpengaruh terhadap kelarutan dan upaya peningkatannya; penerapan kinetika untuk penilian stabilitas sediaan dan untuk menentukan batas umur simpan sediaan farmasi.

Mempelajari mikrobiologi (bakteri, jamur, khamir, virus) yang memiliki kaitan khusus dengan farmasi dan aspek-aspeknya, yang meliputi sejarah, morfologi, fisiologi, genetika mikroorganisme. Mata kuliah ini juga mempelajari berbagai mikroorganisme penyebab infeksi pada manusia ditinjau dan aspek-aspek fisiologis dan  patogenetasMempelajari mekanisme resistensinya, sterilisasi, antiseptik dan desinfektan.  Mempelajari dinamikan pertumbuhan dan teknologi produksi metabolit yang dihasilkan oleh mikroorganisme yang bermanfaat untuk bidang industry farmasi dan lingkungan . 

Matakuliah Kimia Organik I mempelajari tentang pembentukan ikatan antara unsur-unsur, ikatan kovalen, rumus struktur, rumus garis ikatan, tatanama, sifat fisika-kimia,  pembuatan dan reaksi senyawa golongan alkana, alkena,  alkuna, haloalkana, alkohol-tiol, eter-epoksida, senyawa karbonil, asam karboksilat,  turunan asam karboksilat dan amina serta pengenalan stereokimia.


Matakuliah Kimia Medisinal I merupakan MK wajib, menyajikan materi yang berisi arti, ruang lingkup, manfaat Kimia Medisinal bagi farmasis, pengembangan obat dan pengaruh struktur kimia serta sifat kimia fisika

senyawa obat terhadap aktivitas biologisnya.

Matakuliah ini mengetengahkan tentang teknologi komputer dan informasi. Mahasiswa setelah mengikuti matakuliah ini diharapkan dapat memahami bagaimana sebuah teknologi informasi dalam membantu pekerjaan manusia sehari hari

Mata Kuliah Farmakoterapi I membahas tentang penyakit kardiovaskuler (gagal jantung, dislipidemia, aritmia dan sindrom koroner akut), gangguan hormon, PPOK dan asma bronkial, pneumonia, gagal ginjal, tukak peptik, infeksi saluran kemih dan terapinya serta bagaimana penatalaksanaan penyakit tersebut.

Farmakoterapi membahas proses terapi rasional pada gangguan kardiovaskular, respirasi, endokrin, saluran cerna, saluran kemih, imunitas dan neoplasma dengan mempertimbangkan karakteristik penyakit ( etiologi, patogenesis, manifestasi klinik, komplikasi, prognosis, epidemiologi), mengaplikasikan tata laksana terapi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterbitkan oleh para pakar di bidangnya/ Kementerian Kesehatan/WHO


Mata kuliah ini tentang preformulasi, formulasi, sediaan semi padat dan cair.

Matakuliah ini bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan pengetahuan tentang anatomi fisiologi manusia dalam mengelola kondisi patologis/abnormal manusia dengan memahami farmakokinetika dan farmakodinamika obat. Bahan kajian pertama adalah Pengantar Farmakologi menjelaskan tentang seluk beluk obat meliputi sifat fisikokimia yang merupakan dasar keberadaan obat aktif (bioavailabilitas) agar menghasilkan efek terapi yang diharapkan. Bahan kajian berikutnya adalah Antimikroba. Obat Otonom dan Kemoterapi parasit. Kuliah diawali dengan tatap muka di dengan alat bantu buku ajar, whiteboard, Laptop dan LCD Projector dilanjutkan dengan diskusi berdasarkan prinsip Cooperatie dan atau collaborative learning. Mahasiswa dibagi atas beberapa kelompok @ 4-5 mahasiswa untuk membahas secara berkelompok lebih mendetil tentang sifat farmakokinetik-farmakodinamik kelompok obat dan menghubungkannya dengan indikasi, kontra-indikasi, efek samping dan peringatan yang harus diwaspadai bila terhadap masalah serius terkait efek samping atau toksisitas suatu obat.


Materi praktikum terdiri dari Uji Sterilitas, Penetapan Potensi Antibiotika Berdasarkan Farmakope Indonesia Edisi V, Uji Kualitas Air secara Mikrobiologi, Uji Batas Mikroba pada Obat, Obat Tradisional dan Kosmetik, Verifikasi Mikroba Patogen

Stelah mengikuti mata kuliah ini, peserta apat memahami beberapa cacing yang dapat menyebabkan infeksi cacing pada manusia

Teknologi Farmasi sediaan padat ini memmpelajari tentang Praformulasi, Praformulasi Sediaan Padat, Tablet, Kapsul, Supositoria

Matakuliah Praktikum Anatomi Fisiologi Manusia berisi pokok-pokok bahasan anatomi fisiologi manusia, yaitu sistem rangka, pancaindera, pernapasan, pencernaan, jantung-pembuluh darah, urinaria, endokrin dan reproduksi. Selain itu dalam matakuliah ini dipelajari pula istilah-istilah (terminologi) yang umum digunakan dalam bidang farmasi untuk mendeskripsikan tubuh manusia.

Deskripsi singkat matakuliah Kimia Medisinal

                     Matakuliah Kimia Medisinal menyajikan materi yang berisi arti, ruang lingkup, manfaat Kimia Medisinal bagi farmasis. Hubungan struktur dengan proses absorbsi, distribusi, ekskresi obat. Proses interaksi obat-biopolimer, hubungan kelarutan dengan aktivitas biologis, prinsip Ferguson dan model kerja obat. Aspek stereokimia dan aktivitas biologis. Hubungan kuantitatif struktur dan aktivitas biologis obat. Hubungan sifat kimia fisika dengan aktivitas bilogis obat. Teori-teori interaksi obat-reseptor serta ikatan kimia yang terlibat. Metabolisme obat dan senyawa organik asing lain. Modifikasi molekul dan rancangan obat yang rasional dan beberapa contoh obat: obat antiinfeksi (antibiotika dan sulfonamida).

Tujuan Pembelajaran

                     Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan prinsip-prinsip dasar hubungan struktur, sifat kimia fisika dengan aktivitas biologis obat, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Memahami proses interaksi obat-reseptor dan metabolisme dengan aktivitas biologis obat, untuk digunakan sebagai dasar untuk menjelaskan hubungan struktur dengan aktivitas biologis suatu kelompok turunan obat dan rancangan obat.

Materi kuliah ini membahas definisi, penggolongan kosmetika, kosmeseutika, penandaan, zat aktif dan zat yang dilarang, trend pasar kosmetika dan alat kesehatan serta peraturan perundangan yang terkait. Mahasiswa wajib membawa contoh satu produk kosmetika dan dipresentasikan dari sisi kegunaan/manfaat, cara menggunakan, penggolongan dan fungsi zat aktif serta bahan pembantu serta wajib mempresentasikan alat kesehatan dengan menyajikan gambar, jenis dan fungsinya

Parasitologi  adalah Ilmu yang mempelajari tentang Parasit-parasit yang dapat menyerang Manusia dan Juga hewan peliharaan.  Setelah mempelajari ilmu ini mahasiswa dapat mengetahui siklus hidup parasit  dan dapat menditeksi parasit yang menginfeksi,  mencegah dan mengobati infeksi yang disebabkan oleh parasit.

Kuliah ini menjelaskan mengenai tugas dan kasus yang ditangami oleh seorang ahli Farmasi forensik yaitu meliputi tentang penyelah gunaan obat dan mekanisme  terjadinya efek  toksik dari obat yang bersangkutan.  Disamping itu juga menjelaskan mengenai proses uji barang bukti tindak pidana kejahatan karena pengaruh obat termasuk uji serologik, DNA fingerprint, kadar alkohol dalam darah sertauji penggunaan doping dalam bidang olahraga. Juga menjelaskan mengenai pengaruh keracunan makanan, toksisitas lingkungan dan toksisitas logam berat serta upaya penanggulangannya

TUJUAN PEMBELAJARAN

1.Setelah mempelajari mata kuliah ini, mahasiswa dapat memahami arti pangan, komposisi bahan pangan, dan keamanan pangan tersebut serta mahasiswa dapat mengetahui cara menganalisis masing-masing komponen pangan tersebut.

2.Mahasiswa dapat mengetahui adanya senyawa beracun dan penggunaan bahan tambahan pangan baik yang diperbolehkan maupun yang dilarang

3.Memahami pengertian HACCP (Hazard Analysis and Control Critical Point)


MATERI KULIAH

I.     PENDAHULUAN

II.    AIR DALAM PANGAN

III.  KARBOHIDRAT DALAM PANGAN

IV.   MINYAK / LEMAK  DALAM PANGAN

V.   PROTEIN DAN ASAM AMINO DALAM PANGAN

VI.  VITAMIN DAN  MINERAL  DALAM PANGAN

VII.  BAHAN TAMBAHAN PANGAN

VIII. ENZIM DALAM PANGAN

IX.  SENYAWA BERACUN DALAM PANGAN

X. HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point)

Patologi merupakan bidang ilmu yang membahas mengenai diagnosis penyakit melalui pemeriksaan cairan-cairan tubuh, jaringan, organ maupun tubuh secara keseluruhan. Patologi dapat dibagi menjadi patologi anatomi dan patologi klinis. Pembagian tersebut didasarkan pada metode pemeriksaan yang menjadi landasan penegakan diagnosis. Patologi anatomi menitikberatkan pemeriksaan secara makroskopis (gross examination) & mikroskopis dari jaringan maupun organ tubuh sedangkan patologi klinik menunjang diagnosis berdasarkan pemeriksaan laboratorium terhadap cairan-cairan tubuh (darah, urin, tinja).

Mata Kuliah Parasitologi mempelajari jenis-jenis parasit pada manusia, utamanya dari golongan cacing (Helminthes) dan protozoa. Parasit cacing meliputi Nematoda (cacing gilik/benang), Trematoda (cacing daun) dan Cestoda (cacing pita). Parasit protozoa meliputi Flagellata, Ciliata, Sporozoa. Dalam matakuliah ini dipelajari morfologi, karakeristik dan daur hidup parasit secara umum, jenis penyakit yang ditimbulkan, gejala klinis, cara diagnosis, pengobatan, prognosis dan cara pencegahan infeksi parasit.

This course will learn about the pathophysiology, risk factors, complications and Management of a range of cardiovascular diseases including renal diseases.


Mata kuliah Interaksi Obat merupakan MK wajib yang membahas mengenai konsep yang mendasari terjadinya interaksi obat dalam tubuh, jenis-jenis interaksi obat (farmasetik, farmakokinetik, farmakodinamik) beserta dengan tingkat signifikansinya, akibat yang muncul dari interaksi obat, dan tata cara penatalaksanaan kejadian interaksi obat. Ruang lingkup interaksi obat dalam mata kuliah ini meliputi interaksi obat-obat, obat-makanan, obat-herbal, dan interaksi obat pada pasien dengan kondisi khusus.

This course will learn the pathophysiology, risk factors, complications and treatment algorithment of some cardiovascular diseases including renal diseases.

Setelah melaksanakan kuliah dan praktek mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan, mengklasifikasikan, mengidentifikasi secara sederhana, mengkaji dan menceritakan aspek-aspek simplisia yang mengandung senyawa glikosida, karbohidrat,  alkaloid, minyak atsiri, damar, lipid, tanin, enzim, protein, dan antibiotik. Mampu memahami macam-macam simplisia dan memanfaatkannya untuk pengobatan.

Materi kuliah dan praktek ini membahas tentang aspek-aspek farmakognosi meliputi: arti farmakognosi, perkembangan dan ruang lingkupnya, senyawa yang terkandung, cara memproduksi dan pemanfaatan simplisia.



Mata kuliah biokimia berisi pokok-pokok bahasan biomolekul dan hirarki organisasi molekular sel, lipid, karbohidrat, asam amino dan protein, teknik pemurnian protein, enzim dan kinetika enzim, vitamin sebagai kofaktor, bioenergetika, metabolisme karbohidrat, metabolisme lipid, metabolisme protein, purin pirimidin. Selain itu dibahas berbagai penyakit yang terjadi berkaitan dengan kelainan - kelainan yang terjadi  serta contoh obat-obat yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit tersebut